Yuk Hilangkan FOMO Lo, Dengan Belajar Joy Of Missing Out!



Pernah ngerasa takut ketinggalan suatu trend atau lo pernah ngerasa sebel ketika teman-teman lo hangout tapi lo gak diajak? Orang lain mungkin mengira ini adalah hal yang sepele, tapi buat lo yang ngerasain hal ini pasti bakal ngerasa gak nyaman bahkan gelisah.


Nah, buat lo yang sering ngerasain hal ini, bisa jadi lo lagi ngalami fenomena psikologi FOMO atau ‘Fear Of Missing Out’!


Apa sih FOMO itu?

Menurut Dr. Andrew K. Przybylski, FOMO adalah perasaan cemas ketika lo merasa tertinggal, saat orang lain lagi melakukan hal yang menyenangkan dan kita gak ada disitu atau gak terlibat di dalamnya.


Ketika seseorang FOMO, dirinya bakal merasa dikucilkan secara sosial, terisolasi dan cemas karena takut ketinggalan. Ada saran nih, buat menghilangkan perasaan nggak nyaman ini, lo harus bisa bersikap cuek sama apa yang sedang orang lain lakukan.


Terus, apa sih penyebab seseorang FOMO?

Seseorang bisa ngalamin FOMO ketika dirinya kecanduan media sosial. Media sosial emang jadi tempat buat kita bisa tahu segala informasi yang terjadi di luar sana. It’s very easy to access! Tapi, in a negative way, begitu kita tahu banyak hal yang terjadi di luar sana bakal muncul perasaan takut kelewatan atau ketinggalan kejadian penting ataupun menyenangkan itu.


Tapi tau gak sih lo, kalau FOMO ternyata bukanlah hal baru lho! Dulu, pemicu FOMO adalah foto-foto wisata yang sering kita liat waktu berkunjung ke rumah teman. Dan menurut penelitian, orang yang sering menggunakan medsos paling rentan mengalami FOMO.


Apalagi zaman sekarang, orang yang FOMO biasanya sering memeriksa feed media sosial teman dan keluarga supaya gak ketinggalan apa yang terjadi di hidup mereka. Menurut penelitian, FOMO rentan terjadi sama mereka yang kesepian, terisolasi,rendah diri dan kurang mencintai diri sendiri.


Orang yang FOMO, punya dampak negatif di diri mereka yang bisa menimbulkan depresi, cemas, neurotik, bermasalah dengan tidur, dibanding mereka yang FOMO-nya rendah.

Terus gimana kita mengatasi FOMO?

Buat lo yang mengalami FOMO, coba deh kurangi waktu main media sosial secara signifikan atau hiatus sementara dari media sosial. Kalau lo ngerasa jiwa dan mental lo lebih nyaman dengan kebiasaan baru ini, lanjutkan! Selain itu, ubah titik perhatian lo dan kurangi fokus sama apa yang gak lo punya dalam hidup. Daripada lo sibuk mikirin ‘kenapa sih kok gue bisa ketinggalan tred?’ lebih baik lo mulai berpikir ‘jalani hidup gue dengan nyaman aja!’.


Ubah pola pikir FOMO lo menjadi JOMO (Joy of Missing Out). Apasih JOMO itu?

Menurut Kristen Fuller, JOMO adalah "penangkal FOMO yang sangat tepat, karena dengan JOMO kita pada dasarnya hadir dan puas dengan dimana kita berada sekarang dalam hidup". Atau dalam kata lain, mindfulness. Mulai terapin di diri lo ‘Gapapa kita gak ngikutin trend yang ada, selama hidup kita nyaman, tenang dan tentram. Life must go on!’


Goodbye FOMO, hello JOMO!





Writer: Carissa Setyowatie - Selasa, 28 September 2021 14.55 WIB