Warga Jakarta Mulai Sulit Cari Rumah Sakit, BOR Capai 45 Persen


Image Source: Unsplash

Kantor Staf Presiden mengungkapkan adanya laporan yang menyebutkan kalau warga Jakarta kesulitan mencari rumah sakit untuk perawatan Covid-19.


Menurut Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Abraham Wirotomo meningkatnya keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit di Jakarta disebabkan makin banyaknya kasus Omicron. Data per Rabu (26/1) kemarin, BOR RS di Jakarta mencapai 45 persen.


Pak Abraham mengungkapkan keterisian tempat tidur rumah sakit di Jakarta saat ini justru didominasi oleh pasien yang sifatnya bukan mendesak, melainkan yang tanpa gejala atau bergejala ringan. Seharusnya, keterisian tempat tidur di rumah sakit lebih diutamakan bagi pasien yang sakit berat, lansia, dan komorbid.


Walaupun BOR rumah sakit untuk pasien Covid-19 varian Omicron mulai meningkat, sampai saat ini ketersediaan tempat tidur masih mencukupi.


Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia kepada Tempo mengatakan saat ini keterisian ICU di rumah sakit mencapai 14 persen dan keterisian tempat tidur atau BOR isolasi berada di tingkat 45 persen. Menurut Dwi, angka tersebut masih aman, karena batasan BOR ada di angka 60 - 70 persen.




Writer: Carissa Setyowatie - Kamis, 27 Januari 2022