Viral Polemik ‘Split Bill’ Di Media Sosial, Ini Saran Psikolog


Image Source: Unsplash

Baru-baru ini lagi heboh polemik ‘split-bill’ di media sosial nih guys. Permasalahan ‘split bill’ viral usai setelah seorang netizen mengaku gak terima saat diajak makan kenalannya di media sosial, gak ditanggung sepenuhnya nih. Padahal si kenalan ini berpendapat kalau seseorang harus punya kesadaran masing-masing buat membayar tagihan. Menurut dia, ‘split bill’ menjadi salah satu etika, terlebih lagi saat lo bertemu orang baru atau you pay what you want.


Nah, karena fenomena ini psikolog klinis Pro Help Center, Nuzulia Rahma Tristinarum menjelaskan kalau sebenarnya gak ada yang sepenuhnya benar dan salah. Pandangan ini tergantung dengan nilai atau value yang dipahami setiap orang.


Ibu Rahma menjelaskan, yang jadi masalah adalah ketika orang itu gak bisa membuka diri dengan adanya perbedaan nilai atau value yang berbeda dengan dirinya. Inilah yang biasanya memicu konflik nih guys. Terlalu kaku menghadapi kebiasaan orang lain yang berbeda dengan diri kita dan menganggap hal itu adalah salah sangat mudah memicu konflik.


Nah, supaya gak memicu permasalahan soal ‘split bill’ ini, coba deh beri pengertian orang yang bakal lo temui. Ibu Rahma menyarankan, buat kita menjelaskan terlebih dulu kenapa lo memilih untuk split bill ketimbang membayar semua tagihannya karena mengajak bertemu lebih dulu.


Karena, kebanyakan orang yang diajak perlu memastikan apakah mereka bakal ditraktir atau bayar masing masing. Komunikasi yang baik, bisa mencegah perdebatan lho!





Writer: Carissa Setyowatie - Jumat, 22 Oktober 2021 11.57 WIB