Polisi Temukan Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat


Image Source: JPNN

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) menemukan adanya kerangkeng yang digunakan buat mengurung manusia di rumah Bupati Langkat non aktif Terbit Rencana Peranginangin.


Polisi menemukan 27 orang di dalam kerangkeng tersebut. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Hadi Wahyudi. Penyelidikan dilakukan setelah adanya laporan temuan kerangkeng manusia di dalam rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin saat sang bupati terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Dari informasi yang didapat kepolisian dari penjaga, tempat tersebut dibangun sekitar tahun 2012. Menurutnya, inisiatif pembangunan tersebut berasal dari Terbit Rencana Peranginangin sendiri.


Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care Anis Hidayah mengatakan, ada tujuh perlakuan kejam dan tidak manusiawi yang diduga jadi praktik perbudakan modern dan perdagangan manusia yang terjadi di sana. Kerangkeng tersebut dipakai untuk menampung para pekerja setelah mereka bekerja. Selain itu, kata Anis, para pekerja tersebut tidak memiliki akses ke mana pun.


Para pekerja juga mengalami penyiksaan, dipukul, lebam, dan luka. Para pekerja diberi makan tidak layak yaitu setiap dua kali sehari. Mereka juga tidak digaji selama bekerja. Dan tidak memiliki akses komunikasi dengan pihak luar.




Writer: Carissa Setyowatie - Selasa, 25 Januari 2022