PNS Maling Dana Yayasan Anak Yatim 370juta, Resmi Diberhentikan Tidak Hormat


Image Source: Kompas

Baru-baru ini, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memberhentikan secara gak hormat seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang melakukan korupsi dana yayasan anak yatim.


Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta, Maria Qibtiya menjelaskan kalau PNS yang dipecat itu bernama Tri Prasetyo Utomo. Tri Prasetyo Utomo maling dana yayasan anak yatim sebesar Rp 370juta.


Pemberhentian Tri dari PNS ini masuk dalam keputusan Gubernur Nomor 989 Tahun 2021, yang ditandatangani Gubernur Anies Baswedan pada 16 Agustus 2021.


Sebelumnya, Pak Tri ini pernah menjabat sebagai Lurah Pekojan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Pak Tri melakukan korupsi saat menjabat sebagai Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.


Berdasarkan fakta dari persidangan, Pak Tri ini membuat seolah-olah uang Rp 370 juta itu disalurkan ke Yayasan anak Yatim bernama Yayasan Nurul Arasy dengan meminta kepada korban, berinisial KS, membuatkan kwitansi palsu.


Pimpinan Yayasan Nurul Arasy, Sinar Suryani Ratih dalam persidangan menegaskan, kalau pihaknya gak pernah menerima sumbangan sebesar itu. Sumbangan yang disalurkan Tri kepada yayasan hanya sebesar Rp 1-2 juta.


Berdasarkan putusan Nomor 36/Pidsus TPK/2020/PN.Jkt.Pst tanggal 11 November 2020, Tri Prasetyo Utomo dijatuhi pidana penjara selama 1 tahun 4 bulan serta membayar denda sebesar Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan.





Writer: Carissa Setyowatie - Senin, 20 September 2021 15.07 WIB