Laut Jakarta Tercemar Paracetamol Konsentrasi Tinggi. Kok Bisa?


Image Source: Getty Image

Tau gak sih lo, kalau ternyata laut di Jakarta tercemar Paracetamol berkadar tinggi lho! Hal ini disampaikan oleh Peneliti Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Wulan Koagouw dan beberapa peneliti lainnya. Ibu Wulan dan tim menemukan sejumlah kandungan paracetamol dengan kadar tinggi di dua wilayah perairan Jakarta yaitu Ancol dan Angke.


Di penelitian ini kandungan paracetamol yang mencemari air laut di jakarta sebesar 420 nanogram per liter di Ancol dan 610 nanogram per liter di daerah Angke. Dampak pencemaran ini bisa berakibat fatal dan berjangka panjang buat para peternak kerang di daerah sekitar lho.


Humas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Yogi Ikhwan menyatakan bakal menindaklanjuti hal ini. Pak Yogi mengklaim DLH emang secara rutin melakukan pemantauan kualitas air laut Jakarta sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.


Menurut Harvard Medical School, bahan kimia seperti obat punya efek feminisasi buat ikan jantan dan bisa mengubah rasio betina-jantan. Tapi kandungan paracetamol yang tercemar di air laut belum diketahui dampaknya buat manusia.


Selain itu, beberapa hasil penelitian di Asian Timur, seperti Korea Selatan menyebutkan kalau zooplankton yang terpapar paracetamol bisa menyebakan stress pada hewan, dan oxydative stress, yaitu ketidakseimbangan antara produksi radikal bebas dan sistem antiosidan, yang berperan buat mempertahankan homeostasis.



Kok bisa sih Paracetamol mencemari air laut di Jakarta?

Dugaan sementara, adanya kandungan paracetamol di Teluk Jakarta diakibatkan dari konsumsi masyarakat yang berlebihan, rumah sakit, dan industri farmasi. Ditambah manajemen penanganan limbah yang kurang baik yang bikin limbah gak terurai dengan baik.



Nah, gimana sih caranya supaya kita bisa mengurangi pencemaran ini?

Selama ini, masih ada aja yang membuang obat rusak atau kedaluwarsa sembarangan di tempat sampah atau saluran air. Padahal nih, obat yang dibuang sembarangan bisa mencemari lingkungan sekitar dan gampang banget disalah gunakan lho! Buat lo yang belum tau gimana cara pembuangan obat yang benar, ini dia panduannya menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)!


Obat tablet, pil, puyer, salep, dan krim

  • Keluarkan obat dari bungkusnya

  • Hancurkan obat supaya bentuknya gak utuh

  • Campurkan obat dengan ampas kopi, tanah, atau bahan lainnya

  • Simpan obat yang udah dicampur dengan bahan lain ke dalam wadah yang bisa ditutup

  • Buang wadah berisi campuran obat yang udah tertutup rapat ke tempat sampah di rumah


Cara membuang obat sirup dan cairan

  • Periksa endapan di bawah botol kemasan obat, kalau ada endapan atau obat udah mengental, tambahkan sedikit air dan kocok sampai endapan larut

  • Tuang larutan cairan obat ke dalam plastik

  • Tambahkan ampas kopi, tanah, atau bahan kotor lainnya ke dalam larutan obat

  • Tuang campuran obat ke wadah plastik yang ada tutupnya, lalu tutup sampai rapat

  • Buang kemasan berisi campuran obat ke tempat sampah


Yuk kita mulai jaga lingkungan kita!




Writer: Carissa Setyowatie - Senin, 4 Oktober 2021 12.16 WIB