Kenali dan Atasi Survivorship Bias. Apakah Itu?


Image Source: Getty Image

Pasti lo sering banget denger banyak kisah sukses dari orang-orang terkenal, yang akhirnya berhasil menginspirasi lo kan? Misalnya, cerita dari Bill gates dan Mark Zuckerberg yang dulunya drop-out dari kuliah sekarang malah jadi raja bisnis dan sosial media.


Dan pada akhirnya lo mulai berfikir bahkan berstigma, gak masalah kok kalau lo drop out kuliah atau berani asal ambil resiko. Mark Zuckerberg, Bill gates dan yang lain aja bisa sukses kenapa gue gak bisa.


Padahal pemikiran itu adalah logika yang salah lho guys! Faktanya secara statistik rata – rata, lebih banyak orang sukses yang lulus kuliah daripada orang yang drop out kuliah. Orang-orang yang drop out kuliah dan berhasil sukses ini, adalah segelintir survivor yang berhasil mengabaikan pattern yang udah dilakuin sama orang-orang yang lebih dulu gagal.


Nah, kalau lo ngalamin kondisi ini bisa dikategorikan lo lagi ngalamin Survivorship bias.



Terus apa Survivorship Bias itu ?


Survivorship bias adalah kesalahan logika berpikir, dimana seseorang hanya melihat hasil yang berhasil dan mengabaikan yang gagal. Sehingga cenderung membuat orang buta akan fakta dan menghalangi orang tersebut buat memahami dengan baik potensi yang sebenernya mereka miliki. Karena mereka udah lebih dulu berfikir gak perlu banyak effort buat menuju kesuksesan karena stigma survivorship bias ini.


Menurut The Decision Lab, survivorship bias atau bias bertahan hidup adalah jenis bias seleksi di mana hasil dan mereka yang sukses dilihat secara tidak proporsional. Bagi siapa aja yang gagal atau gak berhasil akan diabaikan keberadaannya.



So, apa yang menyebabkan Survivorship Bias ini bisa terjadi?

Image Source: Folkative

Survivorship bias ini bisa terjadi karena seseorang ngerasa dunia ini cuma berputar untuk dirinya sendiri. Mereka cuma percaya dengan kebenaran pandangan diri sendiri ataupun kelompoknya.


Mereka gak sadar kalau dirinya punya kemampuan atau kelebihan dari segi finansial, keluarga, kesehatan dan lain sebagainya. Ditambah lagi, mereka terjebak di lingkungan sosial yang menetap dan statis atau dengan lingkungan yang itu-itu aja.



Gimana caranya menghilangkan survivorship bias ?


Coba deh buat berfikir secara realistis dan melihat dari berbagai sudut pandang. Pahami dengan baik potensi diri lo dan kemampuan yang lo punya. Selalu ingat, manusia punya kemampuan buat mengembangkan potensi diri sendiri. Jangan pernah batasi diri lo hanya karena referensi dari orang lain, selalu berusaha dan bikin sukses versi lo sendiri!




Writer: Carissa Setyowatie - Senin, 18 Oktober 2021 11.18