Kelamaan WFH Bisa Menyebabkan ‘Cabin Fever’!


Image Source: Folkative

Setiap orang pasti punya masalah yang harus dilalui. Dalam melewati masalah tersebut, terkadang kita akhirnya mencari distraksi supaya bisa melarikan diri dari masalah. Selama ini mungkin sebenarnya kita ngerasa gak nyaman berada di rumah terlalu lama, sehingga kita berusaha buat mencari distraksi di luar dengan jalan-jalan ke mal atau berkumpul bersama teman-teman.


Tapi sayangnya, dengan kondisi pandemi yang mengharuskan buat kita beraktivitas di rumah, kita gak lagi bisa mencari distraksi tersebut. Semua kegiatan mulai dari sekolah bahkan bekerja pun terpaksa harus dilakukan di rumah. Nah, hal ini yang akhirnya memunculkan ketidaknyamanan saat lo berada di rumah, yang bikin kita mengalami fenomena psikologi yang biasa disebut Cabin Fever.



Apa sih Cabin Fever itu?


Cabin fever adalah istilah yang menggambarkan berbagai perasaan negatif yang timbul akibat terlalu lama terisolasi di dalam rumah atau tempat tertentu. Nah, kondisi ini biasanya sering terjadi terutama buat lo yang udah terlalu lama stay at home karena peraturan yang ditetapkan pemerintah dan WHO buat mengatasi penyebaran virus Corona.


Menurut Cambridge Dictionary, Cabin Fever adalah kondisi saat lo lagi ngerasa gak bahagia atau bosan karena menghabiskan terlalu banyak waktu lo di rumah. Biasanya kalau lo lagi ngalamin yang namanya Cabin Fever, lo bakal ngerasa sedih, bosan, gelisah, mudah tersinggung, dan beragam perasaan negatif lainnya karena terlalu lama diam di suatu tempat dan terisolasi dari lingkungan sekitarnya. Khususnya buat lo yang diharuskan Work From Home.



Terus apa aja gejala dari Cabin Fever?


Cabin fever emang gak termasuk dalam gangguan psikologis nih guys. Tapi bukan berarti kondisi ini gak real terjadi. Gejala Cabin Fever ini benar-benar nyata dan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari lho!


Gejala cabin fever yang dialami setiap orang bisa berbeda-beda. Tapi, perasaan negatif yang muncul umumnya bukan cuma sesaat, bahkan hal ini berlangsung cukup lama dan akhirnya bisa memengaruhi kehidupan sehari-hari lo, termasuk dalam pekerjaan, berinteraksi dengan orang lain, dan beristirahat. Berikut ini adalah gejala cabin fever yang harus lo sadari:


  • Merasa sangat sedih, gelisah (agitasi), dan putus asa

  • Lemas atau kurang energi

  • Mudah marah dan tersinggung

  • Sulit berkonsentrasi atau berpikir

  • Mengalami gangguan tidur, seperti sulit tidur atau bangun terlalu dini

  • Menjadi tidak sabar

  • Tidak tertarik dan tidak memiliki motivasi terhadap segala hal

  • Kerap mengidam makanan atau justru tidak nafsu makan

  • Mengalami kenaikan atau penurunan berat badan

  • Sulit percaya pada orang-orang di sekitarnya

  • Tidak mampu mengendalikan emosi dan stres



Nah, gimana sih cara kita buat mengatasi Cabin Fever?


Lakukan Kegiatan kreatif

Mulai lakukan kegiatan kreatif, karena dengan melakukan hal ini lo bakal bisa menghindari gejala Cabin Fever. Tapi perlu diIngat, Cabin Fever ini bukan suatu kondisi psikologis, jadi gak ada standar khusus buat penanganannya. Namun, para profesional kesehatan mental mengakui gejalanya sangat nyata. Mekanisme coping paling cocok buat kita mengatasi situasi ini dan alasan kenapa kita mengasingkan diri sejak awal.


Sisihkan waktu keluar rumah

Ada penelitian yang menjelaskan, waktu yang lo habiskan di alam terbuka baik buat kesehatan mental. Selain meningkatkan fungsi kognitif, dengan lo menghirup udara bebas juga punya beberapa manfaat buat tubuh lho! Mulai dari Meningkatkan mood, Mengurangi stres, dan Meningkatkan perasaan yang tenang.


Atur rutinitas lo

Kita gak selalu bekerja dari pagi hingga sore saat isolasi diri dirumah nih guys. Tapi, kurangnya rutinitas ini bisa mengganggu pola makan, tidur, dan aktivitas kita lho! Mulai bikin rutinitas harian lo mulai dari waktu kerja lo, waktu makan, waktu latihan, sampai waktu beristirahat. Daftar rutinitas bisa sangat membantu buat kita mengatur waktu dan memberi "target" kecil buat lo capai setiap harinya.


Mempertahankan kehidupan sosial

Saat ini kita emang gak bisa bertemu teman ataupun kerabat secara langsung. Tapi, dengan adanya kemajuan teknologi, lo bisa berkomunikasi dengan kerabat dengan menggunakan layanan streaming video real-time seperti FaceTime, Zoom, atau Skype, buat ngobrol bareng.


Dengan lo berkomunikasi sama orang lain bisa ngebantu diri lo kalau ternyata kita gak sendirian. Terkoneksi dengan orang lain juga memudahkan kita buat menemukan solusi untuk masalah yang lagi dihadapi.


Atur "me time"

Saat lo lagi ngalamin yang namanya Cabin Fever, lo butuh banget yang namanya "me time". Dimana lo butuh waktu buat jauh dari orang lain dan bersantai. Cari tempat yang tenang buat membaca buku, meditasi, mendengarkan lagu, atau melakukan hal yang lo sukain.


Alihkan perhatian lo dengan berolahraga

Penelitian menunjukkan, orang yang berolahraga secara teratur gak rentan terhadap kecemasan daripada mereka yang gak berolahraga. Karena dengan berolahraga, kita bisa menurunkan hormon stres tubuh kita, seperti kortisol dan melepaskan endorfin.


Neurokimia ini bisa meningkatkan suasana hati dan perasaan sehat secara keseluruhan. Saat dirumah, lo bisa melakukan latihan dasar dirumah, seperti push up, squat, burpee, lunge, dan plank.


Kalau lo lagi ngalamin fenomena Cabin Fever ini, coba deh alihkan perhatian dan penuhi aktivitas lo dengan hal-hal yang positif. Karena fenomena Cabin Fever ini harus dilawan, supaya lo gak hanyut berlarut-larut dalam situasi ini ya guys!





Writer: Carissa Setyowatie - Senin, 25 Oktober 2021 16.50 WIB