Indonesia Jadi Negara Yang Suka Buang-Buang Makanan?


Image Source: Unsplash

Tau gak sih lo, ternyata Indonesia jadi salah satu negara yang suka membuang-buang makanan lho! Menurut laporan dari Food Loss and Waste (FLW) Kementerian PPN/Bappenas, sekitar 115 kilogram-184 kilogram per tahun makanan terbuang selama 20 tahun terakhir.


Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Medrilzam menjelaskan makanan yang terbuang setiap tahunnya mencapai 23-48 juta ton per tahun lho. Dan akibat dari food waste ini, menimbulkan kerugian ekonomi selama 20 tahun terakhir yang setara dengan 4-5 persen dari PDB, yaitu Rp 213 triliun - Rp 551 triliun per tahun. Wow!


Setiap orang menyumbang setengah kilo perhari makanan yang dibuang. Dan kalau dikalkulasi sekitar 184 kg/orang/tahun makanan yang kita buang lho! Dari 11 jenis bahan pangan, sayur-sayuran menjadi bahan pangan yang pengelolaannya paling gak efisien dan padi-padian yang menyumbangkan kerugian ekonomi paling besar.


Nah, dalam 20 tahun terakhir, kandungan energi yang hilang dari food loss and waste ini setara dengan porsi makanan untuk 61-125 juta orang per tahun lho. Gak cuma itu, dampak dari emisi gas rumah kaca (GRK) yang diakibarkan dari food loss and waste selama 20 tahun terakhir ini mengeluarkan emisi 1.702,9 mega ton (mt) CO2e. Yang besarannya setara dengan luas Pulau Jawa dan NTB jika ditanami pohon.


Makin parahnya, persentase food waste dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan dibanding persentase food loss. Buat yang belum paham, food loss adalah hilangnya sejumlah pangan ditahapan produksi, pasca panen dan penyimpanan, serta pemprosesan dan pengemasan. Sedangkan food waste adalah bahan pangan yang dibuang ditahap distribusi dan ritel serta konsumsi.


Dari hasil studi, faktor penyebab terjadinya food loss and waste adalah kurangnya implementasi good handling practice, kualitas ruang penyimpanan yang kurang optimal, dan kelebihan porsi serta perilaku konsumen. Maka dari itu, Indonesia perlu segera menerapkan strategi pengelolaan food loss and waste.


Jadi, mulai sekarang jangan buang-buang makanan lo demi menjaga lingkungan kita bersama!




Writer: Carissa Setyowatie - Kamis, 14 Oktober 2021 16.25 WIB