Indonesia Gak Bisa Kibarkan Bendera Merah Putih di Thomas Cup!


Image Source: Getty Image

Tim bulutangkis Indonesia, berhasil lolos ke babak final Thomas Cup 2020 setelah mengalahkan Denmark 3-1. Tapi sayangnya, Indonesia gak bisa mengibarkan bendera Merah Putih karena sedang menjalani sanksi. PBSI menjelaskan, tim bulutangkis Indonesia harus terkena sanksi yang diberikan WADA, Badan Antidoping Dunia.


Hal ini disampaikan Ketua bidang Hubungan Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto, sesuai dengan penyataan yang diberikan Badminton World Federation (BWF). Menurutnya, tim beregu putra yang udah mengantongi tiket final Piala Thomas gak bakal bisa menggunakan bendera Merah Putih di podium. Sebagai gantinya tim Indonesia akan menggunakan bendera PBSI untuk turnamen dan bendera NOC di olimpiade.


Gak cuma soal itu, BWF juga menyampaikan kalau Indonesia juga dilarang buat ikutan bidding untuk jadi tuan rumah multievent.


Sebelumnya, World Anti-Doping Agency (WADA) alias Badan Anti-Doping Nasional mengatakan kalau Indonesia gak patuh karena gak menerapkan program pengujian yang efektif. Imbasnya, Indonesia dinyatakan gak berhak jadi tuan rumah kejuaraan regional hingga dunia selama masa penangguhan, selain itu Indonesia juga gak memenuhi syarat buat duduk sebagai anggota dewan di komite.


Untungnya, Indonesia masih diperbolehkan ikut pertandingan-pertandingan di kejuaraan regional, kontinental, dan dunia tapi gak diperbolehkan membawa nama dan mengibarkan bendera negara selain di ajang Olimpiade.


Menpora Zainudin Amali udah berupaya dengan mengirimkan surat konfirmasi terkait ancaman sanksi ini dan pihak WADA juga udah memberikan responsnya. Indonesia dipersilakan buat melakukan kegiatan termasuk menjalankan Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Peparnas Papua 2021. Sedangkan untuk kegiatan ke depannya, WADA menunjuk Jepang sebagai supervisi untuk Indonesia.


Sayang banget ya guys. Keep fighting Indonesia!





Writer: Carissa Setyowatie - Minggu, 17 Oktober 2021 14.30 WIB