DPR Resmi Sahkan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual


Image Source: Antara

Hari ini (12/4), DPR akhirnya mengesahkan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) lewat rapat paripurna. Hampir semua fraksi yang hadir menyetujui RUU TPKS buat disahkan menjadi undang-undang.


Rencananya UU TPKS ini awalnya bernama RUU Pencegahan Kekerasan Seksual. Tapi seiring berjalannya diskusi dan waktu, RUU ini berubah nama menjadi RUU TPKS. RUU ini juga udah beberapa kali masuk Prolegnas.


Ketua Panja RUU TPKS Willy Aditya menjelaskan, kalau RUU ini bakal jadi aturan yang berpihak kepada korban dan memberikan payung hukum untuk aparat penegak hukum yang selama ini belum ada untuk menangani kasus kekerasan seksual. Saking kontroversialnya RUU TPKS ini, bahkan sampai jadi pro-kontra buat masyarakat dan sempat diisukan kalau RUU ini melegalkan seks bebas.


gif

Sejak tahun 2016 lalu, Komnas perempuan udah mengusung rancangan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual. Kemudian ditahun 2015, komnas Perempuan menyampaikan ada 15 macam kekerasan seksual yang belum diatur dalam hukum perundang-undangan di Indonesia.


Banyak korban kekerasan seksual yang gak mendapat keadilan dan perlindungan. Para korban yang seharusnya dilindungi malah di bully dan juga gak ada penanganan trauma buat para korban. Setelah berganti nama, RUU PKS kemudian diusulkan masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas) tambahan pada 2015-2019.




Writer: Carissa Setyowatie - Selasa, 12 April 2022