Decidophobia: Ketakutan Saat Mengambil Keputusan


Image Source: Unsplash

Terkadang, dalam hidup ini kita terpaksa dihadapkan dengan berbagai situasi mendesak yang mengharuskan kita buat mengambil sebuah keputusan. Dalam situasi yang kayak gini, banyak aspek yang harus lo pertimbangkan supaya lo gak salah langkah. Mulai dari pro dan cons yang bakal lo dapatin, sampai side effect yang timbul dari keputusan lo ini.


Tapi pernah gak sih lo, ngerasa takut buat mengambil suatu keputusan bahkan untuk hal yang sederhana? Yang sebenarnya keputusan ini jadi hal mudah buat orang lain tapi sulit banget buat lo lakuin. Contoh kecilnya, lo gak bisa nentuin menu apa yang bakal lo pilih untuk makan siang nanti. Atau bahkan lo sulit banget buat memilih pakaian yang bakal lo pakai saat blind date.


Gak sedikit orang yang ngerasa khawatir saat harus mengambil keputusan. Bakal ada perasaan gak nyaman yang hadir ketika lo adalah salah satu orang yang sulit menentukan keputusan. Tapi, dibeberapa kasus ada orang yang ngerasain ketakutan berlebih bahkan berfikiran kalau dirinya udah mengambil keputusan yang salah.


Kalau lo lagi ngalamin hal ini, berarti lo lagi ngalamin yang namanya Decidophobia!



Apa sih Decidophobia ini?


Filsuf dari Universitas Princeton dan Harvard, Princeton Walter Kaufmann, memperkenalkan istilah Decidophobia ini lewat bukunya "Without Guilt and Justice (1973)" . Kaufman menjelaskan kalau decidophobia adalah sebuah kepatuhan yang berasal dari ketakutan universal untuk membuat keputusan yang sulit. Orang yang punya kondisi ini secara gak sadar mengaktifkan bentuk pertahanan ini buat menghindari rasa takutnya.


Menurut All About Counseling, decidophobia bisa memengaruhi banyak hal dihidup lo, mulai dari dunia kerja, karier, bahkan hubungan personal maupun profesional lho.



Terus, apa aja sih gejala Decidophobia?


Sebenarnya gejala yang dialami orang yang memiliki Decidophobia ini, hampir sama dengan penderita phobia lainnya. Mereka bakal ngalamin yang namanya panic attack yang cukup ekstreme ketika dihadapi dengan yang namanya keputusan.


Dilansir dari Psych Time, selain kecemasan ekstrem pengidap decidophobia juga ngalamin beberapa gejala berikut:

  • Selalu menghindari pengambilan keputusan

  • Tidak dapat mengatasi kecemasan mereka

  • Ketegangan otot, gemetar, dan berkeringat

  • Bisa mengalami serangan panik


Selain itu, menurut UoPeople Decidophobia juga bisa menyebabkan gejala fisik lho, yaitu:


  • Otot yang tegang

  • Keringat berlebihan

  • Pusing

  • Jantung yang berdetak cepat

  • Gemetar



Nah, terus gimana cara buat kita menghadapi Decidophobia ini?


Kita harus mencoba buat meyakinkan diri sendiri kalau lo bisa buat menghadapi ketakutan lo. Komunikasikan dengan diri lo, dan bilang ‘gue pasti bisa buat ngelewatin ini semua’ atau ‘gue pasti bisa buat mengambil keputusan, ini hal yang mudah kok’.


Yang kedua, lo bisa menerapkan teori decision-making quadrant. Pertimbangkan apa yang akan terjadi ketika lo udah mengambil keputusan ini. Ketika lo udah menimbang-nimbang keputusan yang akan lo ambil, lo bisa banget buat mengurangi resiko buruk yang akan terjadi.


Terpenting, belajar buat ubah mindset lo dengan terapin pemikiran yang lo lihat dari perspektif orang lain. Lo jadi bisa lebih mengira-ngira apa yang bakal orang lain pikirkan dan reaksi yang ditimbulkan. So, from now on you must be brave to take a new steps!




Writer: Carissa Setyowatie - Senin, 11 April 2022