Cara Atasi Quarter Life Crisis di Hidup Lo!


Image by Folkative

Buat lo yang mulai memasuki usia twenty-something, atau lo adalah generasi muda yang mulai memasuki usia dewasa, pasti pernah ngerasa khawatir dan mencoba mengira-ngira jalan hidup mana haru lo hadapi.


Kegundahan bakal datang saat lo diharuskan berhadapan dengan pilihan. Apakah harus mengikuti ambisi buat mengejar karir atau justru harus memulai kehidupan berkeluarga. Sayangnya, banyak keputusan yang akhirnya diambil oleh si twenty-something ini bukan karena pilihan hati. Tapi, karena tuntutan orang sekitar supaya kita gak mengecewakan mereka.


Bahkan, lo rela menyembunyikan jati diri lo yang sesungguhnya dengan mengubur mimpi, minat, bahkan passion lo dalam-dalam. Nah, disaat lo ngerasain hal ini bisa jadi lo sedang ngalamin yang namanya Quarter Life Crisis.



Nah, apa sih Quarter Life Crisis itu?

Image by Folkative

Quarter life crisis adalah periode pencarian jati diri yang biasanya terjadi di usia 25-30 tahun. Nah, krisis ini biasanya ditandai dengan munculnya kebimbangan dalam kehidupan. Salah satunya disebabkan dengan banyaknya pilihan hidup yang harus lo pilih.


Bahkan nih, 86% kaum milenia sering merasa gak nyaman, kesepian, serta depresi akibat Quarter Life Crisis ini. Tapi, fase ini sebenarnya jadi faktor penting yang harus dialami seseorang. Hal ini berguna buat mengenali diri lo lebih dalam lagi, dan menjadikan diri lo lebih siap buat menghadapi berbagai kemungkinan yang bakal terjadi di masa depan.


Eitss, jangan takut! Quarter Life Crisis bukan sesuatu yang harus lo takutkan kok. Makanya, penting buat lo buat mempersiapkan fase ini dengan matang, supaya lo bisa ngejalanin hidup yang lebih bahagia.



Apa aja sih tanda-tanda lo lagi ngalamin Quarter Life Crisis?


  • Sering ngerasa bingung tentang masa depan

  • Ngerasa terjebak dalam situasi yang gak disuka

  • Sulit membuat keputusan ketika lo dihadapkan dengan beberapa pilihan

  • Kurang motivasi dalam menjalani aktivitas sehari-hari

  • Sulit menentukan apakah harus menjalani hidup sesuai dengan keinginan diri sendiri atau ikut dengan tuntutan keluarga dan masyarakat

  • Merasa gak bahagia menjalani rutinitas saat ini

  • Ngerasa iri dengan teman yang udah lebih dulu mencapai impiannya

  • Merasa gak bahagia walaupun memiliki segudang prestasi



Terus, apa penyebab Quarter Life Crisis ini bisa terjadi?


Quarter life crisis biasanya dimulai dengan munculnya masalah “orang dewasa”, yang muncul pertama kali dalam hidup lo. Ada beberapa kondisi yang memicu terjadinya quarter life crisis, yaitu:


  • Masalah pekerjaan atau finansial

  • Merencanakan karier dan masa depan

  • Menjalani hidup mandiri buat pertama kalinya

  • Menjalani hubungan romantis yang serius buat pertama kalinya

  • Putus cinta setelah menjalanin hubungan yang serius

  • Iri ngeliat teman sebaya sudah mencapai impiannya lebih dulu

  • Membuat keputusan pribadi dalam jangka waktu yang lama



Buat lo yang lagi berusaha ngelewatini Quarter Life Crisis, ada beberapa cara mengatasinya:


1. Berhenti membandingkan diri dengan orang lain

Membandingkan diri dengan orang lain cuma membuang-buang waktu lo. Yang ada malah bikin diri lo semakin worry. Daripada sibuk mikirin kehidupan orang lain, coba deh mulailah cari tahu apa yang sebenarnya lo inginkan dalam hidup ini. Mulai fokus gimana lo bisa ngelewatin hari-hari lo dengan sebaik-baiknya.


2. Ubah keraguan menjadi tindakan

Ketika lo bingung dengan suatu hal dalam hidup, jadikan itu sebagai kesempatan buat menemukan tujuan baru. Isi hari-hari lo dengan hal-hal positif buat menemukan jawaban tentang keraguan lo.


3. Temukan orang-orang yang bisa mendukung lo

Berada di sekeliling orang-orang yang bisa mendukung impian dan cita-cita lo, bisa jadi salah satu cara buat menghadapi quarter life crisis.


Carilah orang yang punya minat yang sama dengan diri lo, atau cari orang yang bisa menginspirasi dan bikin diri lo jadi orang yang lebih baik.


4. Belajar mencintai diri sendiri

Ketika sedang terjebak dalam quarter life crisis, mungkin lo bakal cenderung mengabaikan berbagai kenikmatan yang sebenarnya lo punya. Padahal, buat mencapai kebahagiaan dalam hidup, lo cuma perlu menghargai dan mencintai diri sendiri.


Quarter life crisis emang bisa menyerang siapa saja dan kapan aja. Karena masalah dalam hidup adalah sesuatu yang sangat wajar. Dalam menghadapi fase ini, lo dituntut punya fisik dan mental yang kuat supaya krisis ini gak berlanjut lebih jauh.


Mulai deh perhatikan kebutuhan jiwa lo, dengan merawat diri, berolahraga, dan mengonsumsi makanan yang bergizi buat kesehatan tubuh lo. Dan yang terpenting jangan pernah ragu buat berkonsultasi dengan para ahli ya!





Writer: Carissa Setyowatie - Selasa, 12 Oktober 2021 16.59 WIB