Buat Lo Yang Trauma Akan Perselingkuhan, Lo Harus Baca Ini!


Image Source: Unsplash

Ketika lo lagi menjalin sebuah hubungan dengan seseorang pasti perjalanannya gak semulus yang lo akan kira. Dimulai dari konflik terkecil sampai yang besar, bakal singgah dalam hubungan lo.


Tapi gimana kalau lo memilih pasangan yang gak setia dalam menjalani hubungan tersebut? Sakit hati, kecewa, sedih? Pasti. Bahkan buat sebagian orang, perselingkuhan bisa menyebabkan trauma lho!


Biasanya, mereka bakal sulit melupakan dan memaafkan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun yang akan datang. Apalagi disaat lo ingin bergerak maju, seringkali terasa panjang dan sulit. Ketika sebuah perselingkuhan udah mengganggu kesehatan mental lo, hal ini bisa menyebabkan gangguan yang berlangsung cukup lama.


Buat lo yang saat ini lagi ngerasa susah buat memulai hidup lo lagi, sulit membuka hati untuk orang lain, ada rasa takut untuk memulai suatu hubungan, atau lo gak bisa percaya dengan pasangan lo saat ini, bisa jadi lo lagi ngalamin yang namanya Post-Infidelity Stress Disorder!


Biasanya, mereka bakal sulit melupakan dan memaafkan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun yang akan datang. Apalagi disaat lo ingin bergerak maju, seringkali terasa panjang dan sulit. Ketika sebuah perselingkuhan udah mengganggu kesehatan mental lo, hal ini bisa menyebabkan gangguan yang berlangsung cukup lama.

Image Source: Unsplash

Apa sih Post-Infidelity Stress Disorder ini?


Post-Infidelity Stress Disorder adalah gejolak emosional atau stres yang dirasakan setelah seseorang dikhianati atau diselingkuhi pasangannya. Menurut psikolog Dennis Ortman, Post-Infidelity Stress Disorder mirip dengan Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD). Orang yang mengalami PTS biasanya bakal selalu teringat hal yang membuatnya trauma.


Begitu juga mereka yang ngalamin PISD, mereka bakal selalu teringat dengan penghinatan pasangan yang dialami mereka. Walaupun udah menjalin hubungan baru, penderita PISD bakal sering berpikir kalau pasangan mereka sedang berselingkuh, walaupun kenyataanya gak sama sekali.


Walaupun udah menjalin hubungan baru, penderita PISD bakal sering berpikir kalau pasangan mereka sedang berselingkuh, walaupun kenyataanya gak sama sekali.

Terus, apa aja sih akibat yang bakal ditimbulkan dari PSID ini?


1. Trust Issue

Orang yang mengalami PISD juga cenderung mengalami trus issue atau gak mudah percaya dengan orang lain. Padahal, kepercayaan jadi salah satu aspek terpenting dalam sebuah hubungan. Orang yang diselingkuhi pasti merasa terkhianati dan bikin mereka mengalami krisis kepercayaan pada diri sendiri dan orang lain.


2. Perubahan kepribadian

Setelah mengetahui pasangan selingkuh, seseorang bisa kehilangan minat pada hal-hal yang dulu menarik buat dirinya. Kepridian mereka juga bisa berubah total karena mereka berusaha melindungi diri supaya gak merasakan luka yang sama.


3. Hyperarousal

Hyperarousal terjadi ketika tubuh seseorang tiba-tiba menjadi sangat waspada karena memikirkan trauma. Hyperarousal adalah reaksi tubuh terhadap trauma yang dalami. Hal ini adalah mekanisme pertahanan dan tujuannya adalah untuk melindungi diri dari sumber luar yang negatif. Jika terjadi secara terus-menerus, hyperrarousal bisa memicu stres berkepanjangan.



Dalam sebuah hubungan, perselingkuhan memang jadi tantangan terberat. Untuk menghindari perselingkuhan kita pun harus kembali pada tolak ukur hubungan yang memuaskan di mana masing-masing pasangan berusaha membuat hubungan mereka bahagia. Apabila saat ini malah lo yang lagi berselingkuh stop right now! Karena tanpa sadar lo menyakiti dan merusak kebahagiaan seseorang bahkan mentalnya.


Sebaliknya, kalau lo diselingkuhi saat ini lo harus mengikhlaskan dan menjalani hidup lo kembali. Lo juga harus bisa mengimplementasikan kata “memaafkan”. Memaafkan dalam hal ini dia lakukan bukan buat pasangan lo tapi buat diri lo sendiri. Jangan pernah menyalahkan orang lain dengan adanya peristiwa perselingkuhan ini, karena lo bakal merasa terus tersakiti dan Ini cuma bakal menghambat munculnya rasa memaafkan. Lo gak harus menerima pasangan lo kembali, lo cuma harus forgive and let go.


Tapi lo harus inget, ketika gejala PISD ini semakin parah lo harus beranikan diri buat konsultasi dengan ahlinya ya!


Sebaliknya, kalau lo diselingkuhi saat ini lo harus mengikhlaskan dan menjalani hidup lo kembali. Lo juga harus bisa mengimplementasikan kata “memaafkan”. Memaafkan dalam hal ini dia lakukan bukan buat pasangan lo tapi buat diri lo sendiri.

Writer: Carissa Setyowatie - Kamis, 3 Februari 2022