Aplikasi Tinder Banned Sosok Simon Leviev Yang Diangkat di “Tinder Swindler”


Image Source: instagram.com/simon_leviev_official

Simon Leviev, lelaki yang menipu lewat aplikasi kencan Tinder yang ada di dalam film dokumenter Netflix The Tinder Swindler akhirnya di-banned dari Tinder. Lelaki Israel yang memiliki nama asli Shimon Yehuda Hayut ini, sebelumnya udah menipu banyak perempuan di Tinder demi uang jutaan dolar.


Ia mengaku sebagai Simon Leviev, putra taipan berlian pewaris kekayaan raja Israel. Pihak Tinder sendiri udah mengonfirmasi kepada Variety tentang status penggunaan akun Simon di aplikasi kencan tersebut.


"Kami telah melakukan penyelidikan internal dan dapat mengonfirmasi bahwa Simon Leviev tidak lagi aktif di Tinder dengan nama aliasnya yang diketahui," jelas pihak Tinder. Nah, Ketika film dokumenter ini rilis di Netflix Rabu (2/2), dilaporkan bahwa Simon masih aktif di Tinder.


Walaupun udah di-banned dari Tinder, dirinya masih punya akun Instagram dengan 200 ribu followers.


Simon menipu banyak perempuan dengan dalih "bepergian untuk bekerja" dan hidup boros dengan uang yang ditipu dari korbannya. Simon juga selalu berjanji untuk membayar kembali uangnya. Tapi, ia selalu membayarnya dengan jam tangan desainer palsu, cek palsu, dan transfer bank yang tidak lengkap.


Dia akhirnya tertangkap setelah menjadi buronan di Israel, Swedia, Inggris, Jerman, Denmark, dan Norwegia. Simon tertangkap karena penggunaan paspor palsu pada Juli 2019 yang membuatnya diekstradisi ke Israel. Desember tahun, dia dihukum karena pencurian, penipuan, dan pemalsuan. Simon dijatuhi hukuman 15 bulan penjara tetapi dibebaskan setelah hanya lima bulan karena perilaku yang baik.


Tiga dari banyaknya korban Simon, Cecilie Fjellhoy, Pernilla Sjoholm, and Ayleen Charlotte ditampilkan dalam film yang berdurasi 114 menit itu. Film Tinder Swindler sendiri disutradarai oleh Felicity Morris dan udah mencapai 10 teratas platform Netflix di Amerika Serikat dan Inggris.




Writer: Carissa Setyowatie - Senin, 7 Februari 2022