Halo GBrand, kita mau tanya sebenarnya nama lengkap lo siapa dan lo asli dari mana ? Dan mengapa lo memakai nama panggung “OG” atau Original GBrand ?

 

Oke nama asli gue adalah Muhammad Aditya Jibran dan gue berasal dari Maluku, Ambon, Indonesia. Kenapa gue pake kata Gbrand, karena gue pake nama akhir gue untuk menegaskan karakter "Gibran" itu sendiri, OG gue pake karena i feel like OG on my own stuff, this is original me, dan memang deket sama hal hal offensive cuz i like offensive things, in a good way ya :D

 

 

Apa arti music bagi lo personally ?

 

Definisi musik bagi gue personal adalah sebuah bahasa universal yang berbicara kepada manusia dengan sebuah konsep.

 

 

Mengingat lo itu ada di jalur music ber genre hiphop, darimana lo belajar rhyming and rapping in general?

 

Gue pertama kali jatuh cinta sama hip hop pas kelas 1 smp (2009), yang jelas, rap ludacris di lagu debut Justin Bieber yang baby bikin gue lebih tertarik ke dunia hip hop, tapi masih taraf suka aja, but 8Ball sleepless in mind make me do it.


Siapa inspirasi pertama lo ketika pertama kali mengenal hiphop?

 

8Ball Sleepless In Mind! gue denger dia pas kelas 1 smp dan tiba tiba langsung nge klik banget cuz since we are from the same hometown waktu itu, delivery dan lirikal yang ringkas bikin gue ngerti dan paham sama konsep lagu yang belom pernah gue rasain sebelumnya, even tho kalo soal musik dulu tuh masih plin plan banget.

 

 

Darimana lo biasanya mendapatkan inspirasi untuk menulis lagu ?

 

Inspirasi dateng dari mana aja sih kalo gue, BUT MOST OF THEM, gue dapet pas lagi humming gajelas di atas motor pake helm hahaha. Kalo gue rasa udah penat banget, gue bakal travelling ke beberapa tempat untuk refreshing otak gue secara baik, i mean gaining experience in a new place, make me motivated a lot to do something i have never before.

 

 

Dimana ambience yang paling nyaman buat lo dalam mencari ide baru?

 

My home town, Ambon, kamar yang pertama kali gue discover hip hop, gue selesain mixtape pertama gue disana dan gue sedang ngerjain debut album gue juga disini.


Back in tahun-tahun yang lalu, tell us a bit about your songs, Hypocrite, Immortal, Diff, sebenarnya tema apa yang lo ingin angkat dari ketiga lagu tersebut?

 

Oke first of all ; 

 

  1. Hypocrite : Lagu itu gue menceritakan tentang scene munafik di Indo, dimana mereka yang udah populer, gak mengangkat unsur rap atau hip hop itu pun sendiri, dan gue juga memberi semangat bahwa, we can do better than them! thats why dont ever give up and keep trying as hard as you can.

 

  1. Immortal : Dulu gue belom pernah punya mic, yang punya compability buat bikin sebuah audio sounds like professional, gue vakum sekitar 7 bulan dan di sela itu gue nabung dan belajar audio otodidak, mulai muncul orang bilang kalo gue udah berhenti berkarya ataupun udah gone, but in fact im immortal as shit HAHA.

 

  1. Diff : Kalo disini lebih ke arah bragging something different ajasih, mulai dari style production dan cara gue embrace myself. Gue bragging beberapa nama yang gue respect dalam scene hip hop local like Tuan Tigabela$ dan Sonja, also may architec, Kimswell.

 

 

Deskripsikan gaya lo dalam satu kalimat

 

OFFENSIVE


Bebeberapa bulan sebelum ini, lo melakukan collab sama Agung Hapsah, gimana bisa terjadi ?

 

That shit is happen because he was a fan! hahahaha, gue juga kaget kenapa orang segede ini bisa tau dan ngefans sama karya karya gue, dan akhirnya kita ketemu untuk kedua kali pas INDOVIDFEST 2016, kemudian gue ajak ke kos gue, we chillin and then gue bikin beat, he likes it, dan gue buatin lirik juga, gue ajarin rap and everything dan ternyata dia vibing banget, so we did this collaboration yang prosesnya cuma memakan waktu 2 jam, including ngobrol.

 

 

Apakah menurut lo melakukan kolaborasi lebih bagus ketimbang saling bersaing di dunia hiphop ?

 

Scene hip hop pasti selalu ada sisi yang berlawanan, seperti kita new school rappers yang always bragging about lavish life, having fun or even romantic kind of stuff akan berlawanan sama mereka yang old school freaker, gangsta dan bahkan sering di diss bagi mereka yang jealous karena gak ngerti scene lokal jakarta dan minim pengetahuan about new music. Selalu aja ada kontradiktif bagi mereka yang kurang mengerti how we deliver our messages.

 

 

 

Terkadang orang masih memiliki stereotype kalo orang hiphop/rapper identic dengan harsh, drugs, or bad things. Gimana pendapat lo?

 

Kalo soal ini gue gabisa menghindar, it is what it is! almost half of these rappers rap about drugs and stuff, dan bahkan di Jakarta juga, like i hear some rapper rap about xans, lean and shit, thats funny because we dont have those things, plus we aint do those things. Kalo bagi gue personal, hal seperti in kembali ke masing masing aja, cuman jangan di bawa keren, karena bukan budaya kita sebagai anak muda sini. Gue pernah rap about lean di lagu ’never had u’ (shout out to ferualf), dan disitu gue momokin rapper yang rap about lean, cuz this is funny aja gitu, kenapa gak apa adanya aja, menurut gue.

 

Apa dorongan lo untuk terus berkarya?

 

Because i know that i was original and different, I’m sick of those musician that always have a same strings, i mean benang merahnya kebaca banget gitu, either di style of production ataupun materi lagu. Gue sadar bahwa gue bisa bawa suatu perubahan dan bisa jadi pionir bagi kebanyakan orang nantinya. I want our society bangga sama musik sendiri instead of ngebanding bandingin.

 

Best advice yang pernah lo dapet

 

Actually this one came from Mo Charizma, once i was mention him on twitter back in 2010 asking him about the process of beatmaking, and then he said that "To be a great chef, you dont need a branded stove", and that quote boost me up, until now, shout out to MO.

 

 

Menurut lo, apakah dengan music kita bisa menyatukan perbedaan di tengah”keberagaman kita? ( Mengingat apa yang terjadi belakangan ini di negara kita )

 

Of course, with no doubt! Musik punya sebuah power untuk merusak dan juga berarti punya sebuah power untuk membangun, asal dilandaskan pada sebuah kesatuan kependapatan, karena menyatukan masyarakat dan golongan lewat musik, harus mempunyai cerita, tema dan materi yang apa dialami dan dibutuhkan masyarakat, sama seperti apa yang Iwan Fals lakukan dulu pada zaman reformasi. Indonesia punya jutaan talenta yang terkubur, dan untuk menyatukan mereka, hanya dengan cara sederhana, sebuah musik, dan gue percaya bahwa suatu saat, Indonesia sadar bahwa negaranya dibangun oleh sebuah nyanyian tulus patriotis yang berlandaskan harmoni yang tegas untuk membangun sebuah negeri.

 

Apa pesan” lo buat anak muda diluar sana yang mungkin memiliki bakat dan karya juga tetapi mereka masih malu untuk meng expose karya mereka karena takut dibilang jelek?

 

YOU ARE LIVED, MAKE ADVANTAGES OUT OF IT! Jangan sia sia in kesempatan, cuz its only have one chance and one shot! Beri dengar telinga telinga yang lapar dan beri asupan musik musik yang buruk. Kalian bisa berkarya dan membuat sesuatu dari apa saja, asalkan mempunyai makna positif dan berguna bagi manusia. Jangan dengar pendapat orang jika itu menjatuhkan, the only people who can stop your dream is yourself, stop blaming others and start doing something, even it is bad, because everything has its own process.

 

 

Last question, apa project kedepan yang sedang lo kerjakan ?

 

FINALLY, i’m officially working on an album! maybe 10-11 tracks, because i’ve been prepared this since last year and start doin this since last month, yang insyaallah bakal rampung like really soon, as you read this, the whole beat is done, just need to record, dan gue bakal share beberapa lagu kedepannya. Untuk judulnya sendiri gue masih belum bisa kasih tau, let the result make a noise, yagasi? hehehehe